Kelurahan ramah anak (KELARA) adalah pembangunan kelurahan yang menyatukan komitmen dan sumberdaya pemerintah kelurahan, masyarakat dan dunia usaha yang berada di kelurahan, dalam rangka : memenuhi hak anak; melindungi anak dari tindak kekerasan, eksploitasi, pelecehan dan diskriminasi; mendengar pendapat anak, yang direncanakan secara sadar, menyeluruh dan berkelanjutan.

 
Dasar Hukum pengembangan Kelurahan Ramah Anak adalah  : Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.; Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ;Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2009 tentang Pengembangan Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)
 
Maksud dari program ini adalah “Untuk membangun inisiatif pemerintah, masyarakat dan dunia usaha di tingkat kelurahan agar melaksanakan UU Perlindungan Anak (PA) ke dalam Visi - Misi, Kebijakan, Program, Kegiatan dan kelembagaan pembangunan yang peduli, sensitif dan memihak pada kepentingan terbaik  anak” , khususnya anak - anak di kelurahan.
 
Sedangkan Tujuan nya adalah sebagai berikut : 
  • Untuk meningkatkan kepedulian  aparat kelurahan, masyarakat dan dunia usaha di wilayah kelurahan tersebut dalam upaya mewujudkan pembangunan kelurahan yang ramah terhadap pemenuhan hak, kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak;
  • Untuk menyatukan potensi sumber daya manusia, keuangan, sarana prasarana, metoda dan teknologi yang ada pada pemerintahan kelurahan, masyarakat serta perusahaan yang ada di kelurahan dalam memenuhi hak anak;
  • Untuk melaksanakan kebijakan perlindungan anak melalui perumusan strategi dan perencanaan pembangunan kelurahan;
  • Untuk memperkuat peran dan kemampuan pemerintah kelurahan dalam mewujudkan pembangunan di bidang perlindungan anak; dan
  • Untuk melindungi anak-anak di kelurahan dari tindak kekerasan, pelecehan, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya
Ruang lingkup kelurahan ramah anak sendiri meliputi : kesehatan, pendidikan.perlindungan, infrastruktur, lingkungan hidup, partisipasi anak. Oleh karenanya diperlukan pendekatan yang kolaboratif dan kerjasama lintas sektor untuk memaksimalkan program ini.
 
Saat ini di Kota Kupang telah terbentuk  Forum Anak Kelurahan mulai dari tingkat kelurahan sampai tingkat kota. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mendorong forum anak di masing – masing kelurahan untuk “tetap eksis” dan melakukan kegiatannya sehingga bisa berkontribusi dalam terwujutnya kelurahan ramah anak (KELARA). @bang nick.

Bukan Facebooker..?? Tulis Komentar anda disini


Security code
Refresh