• Kota Kupang menempati posisi strategis ☞ Ibu Kota Prop NTT, Pusat Pemerintahan, Pendidikan dan Kesehatan, Budaya dan Perkonomian di Propinsi NTT;
  • Kota Kupang merupakan Pintu Gerbang (Gate Way) bagian Selatan Indonesia yg berhadapan langsung dgn Benua Australia – NT. Australia dan Timor Leste – Dili;

Kota Kupang berada diujung barat pulau Timor, dimana letaknya dekat dengan negara baru Timor Leste dan berhadapan dengan Australia Bagian Utara. Posisi inilah yang menempatkan Kota Kupang sebagai satu-satunya Ibukota Propinsi yang terletak dibagian paling selatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Letaknya yang strategis ini memungkinkan perkembangan Kota Kupang kedepan akan menjadi pilihan yang terbaik bagi pintu gerbang masuk/keluar (entry and exit gate) orang, barang dan jasa tidak saja pada arus lokal, regional dan nasional tetapi juga lingkup global.

  • Penduduk Kota Kupang bersifat Heterogen ☞ Indonesia Mini di Selatan (agama, ras, dan suku bangsa);

Masyarakat Kota Kupang adalah masyarakat majemuk, yang terdiri dari berbagai suku, dimana seluruh suku yang ada di Propinsi Nusa Tenggara Timur tersebar diwilayah Kota Kupang. Suku terbesar yang mendominasi masyarakat Kota Kupang adalah suku Rote dan Sabu, sedangkan masyarakat suku lainnya memiliki jumlah yang hampir merata. Selain itu, terdapat pula beberapa suku di luar masyarakat Nusa Tenggara Timur, yang umumnya terdiri dari masyarakat suku Jawa dan masyarakat suku Bugis-Makassar.

Dalam kehidupan sehari-hari terjadi interaksi sosial antar suku-suku tersebut cukup baik. Adanya saling toleransi yang cukup tinggi sehingga konflik horisontal dengan berlatarbelakang suku dapat dikatakan tidak ada. Kemajemukan masyarakat Kota Kupang terlihat pula dari aspek agama/kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Lebih dari setengah Penduduk Kota Kupang pemeluk agama Kristen Protestan, kemudian disusul agama Khatolik, Islam, Hindu dan Budha.
Keragaman agama/kepercayaan terhadap Tuhan YME bagi masyarakat Kota Kupang bukan merupakan persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi sosial masyarakat Kota Kupang yang beragam agama ini cukup baik dengan tingkat toleransi yang cukup tinggi, sehingga konflik sosial dengan berlatar belakang agama dapat dikatakan tidak ada.

  • Sarana dan Prasarana penunjang investasi cukup memadai (Jalan, Jembatan, Pelabuhan Darat & Laut, Telekomunikasi, Listrik)
  • Basis Perekonomian Kota Kupang (LQ) ☞ Sektor Jasa & Perdagangan (listrik, gas, Air Minum, pengangkutan, perdagangan, hotel & restoran, perbankan

Sektor-sektor Jasa menduduki peringkat pertama dalam struktur perekonomian Kota Kupang, dimana rata-rata kontribusi sebesar 28,96%,  Sektor Jasa-Jasa  merupakan sektor yang berpotensi atau sektor ”surplus” dibandingkan sektor yang sama di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan nilai LQ>1.

  • Pertumbuhan Ekonomi (PE) Kota Kupang (base line RPJMD) mengalami fluktuasi yang tdk stabil. 2007 = 7,76% ► 2008 = 7,45 % ► 2009 =  6,13%., namun tetap terkendali pada tingkat pertumbuhan  berdasarkan asumsi RPJM Kota Kupang 2007-2012;
  • PDRB Kota Kupang sejak 2007 didominasi sektor Jasa, Perdagangan, Hotel dan Restoran, dengan kontribusi 74,84%,, 2008: 74,99%.  2009: 76,34%

 

 

Bukan Facebooker..?? Tulis Komentar anda disini


Security code
Refresh